PanenTalks, Pati – Jasa Marga Group menyalurkan 1.500 bibit pohon duran jenis Duri Hitam dan Musang King kepada kelompok tani di Kecamatan Gunungwungkal, Kabupaten Pati. Kegiatan ini dalam rangka peringatan Hari Bumi untuk memacu produktivitas pertanian dan memperkuat ketahanan pangan di masyarakat.
Corporate Communication & Community Development Group Head Jasa Marga Lisye Octaviana, mengatakan, penyaluran 1.500 bibit durian ini bukan sekadar program rutin perusahaan.
“Inisiatif ini dirancang sebagai investasi jangka panjang yang mampu menciptakan lahan produktif baru, memperkuat ketahanan pangan, dan membuka peluang ekonomi bagi petani di Gunungwungkal,” kata dia, Kamis 24 April 2025.
Dia mengatakan, pemilihan jenis durian Duri Hitam dan Musang King memiliki nilai pasar premium, setiap pohon diperkirakan menghasilkan 60–80 buah per tahun setara dengan potensi pendapatan Rp9-12 Juta per pohon setiap musim panen.
Sedangkan, kata dia, total potensi nilai ekonomi untuk 1.500 pohon ini bisa mencapai Rp13,5-18 Miliar setiap tahun secara langsung dapat meningkatkan pendapatan keluarga petani dan mengurangi ketimpangan ekonomi di desa.
“Program ini juga berkontribusi pada pelestarian lingkungan, penanaman 1.500 pohon mampu menyerap COâ‚‚ dan memperluas tutupan hijau di wilayah sekitar koridor tol. Langkah ini sejalan dengan visi Jasa Marga sebagai pelopor infrastruktur berkelanjutan yang tumbuh berdampingan dengan masyarakat dan lingkungan,” kata Lisye.
Bantuan ini mengokohkan komitmen Jasa Marga Group dalam mendukung Asta Cita Presiden Prabowo, khususnya poin 2 tentang kemandirian pangan dan ekonomi hijau. Selain itu, poin 6 tentang pemerataan ekonomi dari desa serta poin 8 tentang keharmonisan hidup bersama lingkungan dan budaya.
Lisye mengatakan, bantuan hari ini melengkapi distribusi 1.000 bibit pada awal Maret, sehingga total kontribusi Jasa Marga Group sejak awal tahun mencapai 2.500 pohon. Sebelumnya, Jasa Marga juga berkolaborasi bersama BUMN lain dalam menyerahkan 3.970 bibit pohon Durian Duri Hitam (Black Thorn) dan Musang King kepada kelompok tani di Gunungwungkal, jumlah keseluruhan dari BUMN kini mencapai 6.470 bibit di wilayah Gunungwungkal.
Camat Gunungwungkal, Febes Mulyono mengatakan, bantuan ini tak hanya meningkatkan produktivitas lahan. “Selain itu, juga mengokohkan semangat kebersamaandalam mengelola potensi pertanian secara profesional dan ramah lingkungan,” jelasnya.
Sementara itu, Ketua Kelompok Tani Sekar Arum Sahri menegaskan dukungan seperti ini akan mendorong ketahanan pangan dan membuka peluang pasar baru bagi komoditas unggulan Pati. (*)

