Sabtu, Desember 13, 2025

Bendung Wampu Jadi Penopang Ketahanan Pangan, Ribuan Hektare Sawit di Langkat Siap Jadi Sawah

Share

PanenTalks, Jakarta – Kementerian Pekerjaan Umum (PU) terus memperkuat peran infrastruktur air dalam mendukung ketahanan pangan nasional. Salah satu langkah strategis yang dilakukan adalah mengoptimalkan fungsi Bendung Wampu di Kabupaten Langkat, Sumatera Utara, untuk mendukung rencana masyarakat mengonversi lahan perkebunan sawit menjadi lahan pertanian seluas 10.991 hektare.

Upaya ini sejalan dengan arahan Presiden Prabowo Subianto agar sektor pertanian menjadi tulang punggung ekonomi pangan Indonesia. Menteri Pekerjaan Umum Dody Hanggodo menegaskan komitmennya untuk mempercepat pembangunan jaringan irigasi agar air dari Bendung Wampu dapat mengalir hingga ke lahan pertanian masyarakat.

“Bendungan Wampu sudah lama kita bangun, tapi pada saat itu belum sempat dibangun daerah irigasinya. Tahun ini kita selesaikan saluran primernya plus saluran sekundernya di sisi kiri. Nanti akan mengairi sekitar 3.700 hektare sawah, termasuk lahan yang sebelumnya ditanami sawit,” kata Menteri Dody saat meninjau Bendung Wampu, Sabtu (8/11/2025).

Selama ini, sebagian besar lahan di sekitar Daerah Irigasi Wampu masih dimanfaatkan untuk perkebunan sawit karena keterbatasan air irigasi. Dengan tersedianya jaringan baru, masyarakat berkomitmen untuk beralih dari sawit ke padi agar lahan dapat dimanfaatkan lebih produktif.

“Sebetulnya masyarakat lebih suka tanam padi, tapi karena airnya kurang mereka sulit tanam padi. Mereka sudah menyampaikan, kalau airnya ada, mereka siap konversi dari sawit ke sawah. Ini sejalan dengan arahan Pak Presiden Prabowo bahwa pertahanan pangan adalah bagian dari pertahanan negara,” jelasnya.

Bendung Wampu memiliki dua layanan utama, yakni Daerah Irigasi Wampu Kiri seluas 3.832 hektare dan Wampu Kanan seluas 7.159 hektare. Saat ini, pembangunan jaringan primer sepanjang 5,5 kilometer dan sekunder sekitar 44 kilometer tengah diselesaikan untuk menyalurkan air dari bendung ke areal pertanian masyarakat. Total anggaran pembangunan jaringan irigasi di sisi kiri mencapai sekitar Rp300 miliar.

“Prioritas kita tetap agar setiap bendung dan bendungan yang sudah dibangun benar-benar memberikan manfaat maksimal bagi sawah dan masyarakat,” tambah Menteri Dody.

Pembangunan jaringan irigasi Bendung Wampu tidak hanya memperluas layanan air untuk sekitar 9.000 hektare lahan sawit yang dikonversi menjadi sawah, tetapi juga menjadi langkah nyata pemerintah dalam mewujudkan ketahanan pangan berkelanjutan di Sumatera Utara dan wilayah sekitarnya.

Read more

Local News