PanenTalks, Sleman – Bupati Sleman Harda Kiswaya meluncurkan program peningkatan kapasitas bagi penyuluh pertanian.
Plt. Kepala Dinas Pertanian, Pangan dan Perikanan Sleman, Rofiq Andrianto mengungkapkan, melalui program Penyuluh Pertanian Sleman Semangat Mendukung Swasembada (PESAN SEMBADA).
“Inovasi ini juga menjadi tindak lanjut dari instruksi presiden kepada bupati untuk melakukan pembinaan dalam penyelenggaraan penyuluhan pertanian,” jelasnya di Padukuhan Tegalan, Sidomoyo Godean.
Selain itu, memfasilitasi pemutakhiran data dan informasi penyuluhan pertanian bersama Kementerian Pertanian.
Program Pesan Sembada, kata dia, memfasilitasi para penyuluh pertanian mengikuti pelatihan secara daring terkait teknis, manajerial, kepemimpinan kelompok tani. Selain itu, pemanfaatan teknologi tepat guna di sektor pertanian.
Kepala Bidang Penyuluhan Dinas Pertanian, Pangan dan Perikanan Sleman, Liem Astuti menuturkan, pembelajaran melalui zoom meeting berkala.
“Adapun diantara manfaat yang diterima oleh penyuluh yaitu efisiensi waktu dan biaya, karena pembelajaran dapat dilakukan tanpa harus meninggalkan lokasi kerja,” ungkapnya.
Manfaat lainnya, para penyuluh mendapat pembelajaran dari narasumber berkompeten tanpa mengeluarkan biaya. Selain itu, penyuluh mendapatkan materi pembelajaran menyesuaikan kebutuhan, penyuluh dapat berinteraksi atau berdiskusi secara langsung dan penyuluh mendapatkan informasi lebih cepat dari narasumbernya.
Bupati Sleman Harda Kiswaya dalam sambutannya mengatakan, komitmen bersama mengoptimalkan kinerja dalam mewujudkan swasembada pangan.
Program Pesan Sembada, kata dia, menjadi langkah awal memperkuat peran penyuluh pertanian sebagai agen perubahan. Selain itu, mewujudkan pertanian lebih maju, mandiri dan modern. (*)
Editor : Hendrati Hapsari

