PanenTalks, Tangerang – Jagung pulut mulai menarik perhatian sebagai komoditas pertanian bernilai ekonomi tinggi di Kabupaten Tangerang. Tanaman pangan ini dinilai mampu memberikan keuntungan yang menjanjikan bagi petani jika digarap dengan serius.
Hal tersebut disampaikan Bupati Tangerang Moch. Maesyal Rasyid saat melakukan panen jagung pulut di Desa Kaliasin, Kecamatan Sukamulya, Senin (20/10). Panen dilakukan di lahan seluas sekitar 2.000 meter persegi dengan hasil mencapai 8 kuintal hanya dalam masa tanam dua bulan.
“Jika dihitung dengan harga jual Rp12.000 per kilogram, maka perputaran uang yang dihasilkan mencapai sekitar Rp9,6 juta dalam dua bulan. Artinya, petani bisa mendapatkan sekitar Rp4,7 juta per bulan,” ujar Maesyal Rasyid.

Ia menegaskan, jagung pulut memiliki potensi besar untuk dikembangkan sebagai komoditas unggulan daerah. Selain harga yang stabil, permintaannya juga cukup tinggi di pasaran.
“Jagung pulut ini bahan pangan potensial dan bisa menjadi sumber penghasilan bagi masyarakat jika digeluti dengan serius,” tambahnya.
Bupati juga mengajak generasi muda agar tidak malu terjun ke dunia pertanian. Menurutnya, dengan dukungan teknologi informasi, banyak peluang baru yang bisa dimanfaatkan untuk menciptakan petani milenial yang sukses dan mandiri.
“Dengan ketekunan dan pemanfaatan teknologi, bertani juga dapat memberikan hasil yang menguntungkan,” ujarnya.
Kegiatan panen tersebut turut dihadiri oleh Plt. Kepala Dinas Pertanian Kabupaten Tangerang, Camat Sukamulya, Kepala Desa Kaliasin, serta kelompok tani setempat.

