Selasa, Desember 16, 2025

Jakarta Walking Tour Festival 2025 Ajak Warga Jelajah Sejarah Ibu Kota

Share

PanenTalks, Jakarta – Menikmati Jakarta tak selalu harus dari balik jendela kendaraan. Kota ini menyimpan banyak cerita menarik yang bisa ditemukan lewat perjalanan kaki. Melalui konsep itu, Pemerintah Provinsi DKI Jakarta kembali menghadirkan Jakarta Walking Tour Festival 2025, sebuah kegiatan yang mengajak masyarakat menjelajahi sisi lain Ibu Kota lewat pengalaman langsung di lapangan.

Program yang digagas oleh Dinas Pariwisata dan Ekonomi Kreatif DKI Jakarta ini berlangsung mulai 13 Oktober hingga 8 November 2025, melibatkan berbagai kalangan seperti siswa SMA/SMK, mahasiswa, komunitas, asosiasi pariwisata, media, hingga Abang None Jakarta.

Festival ini menjadi salah satu langkah konkret Pemprov DKI Jakarta dalam mengembangkan konsep pariwisata berbasis pengalaman yang edukatif, interaktif, dan berkelanjutan. Melalui kegiatan ini, peserta diajak melihat Jakarta bukan hanya sebagai kota modern, tetapi juga sebagai kota yang kaya sejarah dan kebudayaan.

Kepala Dinas Pariwisata dan Ekonomi Kreatif DKI Jakarta, Andhika Permata, mengatakan bahwa festival ini diharapkan dapat membuka wawasan masyarakat terhadap potensi wisata yang dimiliki Jakarta.

“Jakarta Walking Tour Festival menjadi platform bagi masyarakat untuk menggali dan memahami lebih dalam sejarah, budaya, serta dinamika kehidupan masyarakat Jakarta. Kami ingin menumbuhkan rasa bangga dan kepemilikan terhadap kota ini, serta mendorong semangat inovatif dalam promosi wisata yang berkelanjutan,” ujar Andhika dalam keterangan tertulis, Sabtu (18/10).

Festival ini menghadirkan tiga kegiatan utama yang menawarkan pengalaman berbeda, yaitu Mainland Tour, Island Tour, dan Outbound.

1. Mainland Walking Tour

Tur darat ini mencakup lima wilayah administratif Jakarta—Pusat, Selatan, Timur, Barat, dan Utara.
Peserta akan menjelajahi kawasan bersejarah seperti Jatinegara, Cikini, Sunda Kelapa, Pasar Baru, Melawai, Kota Tua, dan Pecinan Glodok. Selain menikmati arsitektur kolonial, peserta juga dapat berinteraksi dengan kehidupan masyarakat perkotaan yang dinamis.

2. Island Tour (Kepulauan Seribu)

Tur kedua mengajak peserta menyusuri wisata bahari di Kepulauan Seribu, termasuk kunjungan ke Pulau Onrust dan Pulau Untung Jawa untuk mempelajari situs sejarah dan budaya pesisir.
Peserta juga berkesempatan menginap 2 hari 1 malam di tiga pulau pilihan—Pulau Sepa, Pulau Macan, dan Asha Resort—sembari menikmati keindahan laut, kegiatan ekowisata, dan pembelajaran tentang pelestarian lingkungan.

3. Outbound di Ecopark Ancol

Sebagai penutup, sekitar 1.000 peserta akan mengikuti kegiatan outbound di Ecopark Ancol.
Kegiatan ini dirancang untuk membangun semangat kebersamaan dan kepedulian lingkungan melalui permainan edukatif dan interaktif yang menyenangkan.

Melalui Jakarta Walking Tour Festival 2025, Pemprov DKI Jakarta berharap masyarakat semakin mengenal kekayaan sejarah, budaya, dan potensi wisata Ibu Kota. Festival ini juga menjadi ajang untuk menumbuhkan rasa bangga terhadap identitas Jakarta sekaligus mendorong generasi muda berperan aktif dalam promosi wisata melalui media sosial dan komunitas.

“Kami berupaya menjadikan Jakarta sebagai tempat wisata yang tidak hanya untuk dikunjungi, tetapi juga untuk dirasakan dan dipahami. Acara ini menjadi wadah untuk belajar, bekerja sama, dan bersantai bagi semua kalangan,” pungkas Andhika.

Read more

Local News