Selasa, Desember 16, 2025

Jateng Berkomitmen Kuat Kembangkan Ekonomi Syariah

Share

PanenTalks, Semarang – Pemerintah Provinsi Jawa Tengah memiliki komitmen kuat dalam pengembangan ekonomi syariah.

“Dukungan Jawa Tengah terhadap penguatan ekonomi syariah ini luar biasa,” kata Direktur Infrastruktur Ekosistem Syariah Komite Nasional Ekonomi dan Keuangan Syariah (KNEKS), Sutan Emir Hidayat.

Dia mengucapkan saat acara Penguatan Literasi Brand Ekonomi Syariah Provinsi Jawa Tengah, di kompleks Kantor Gubernur Jawa Tengah, belum lama ini.

Sebab, kata dia, Gubernur Ahmad Luthfi dan Wakil Gubernur Jawa Tengah Taj Yasin melalui kebijakan-kebijakan memberikan dukungan penuh terhadap pengembangan ekonomi di sektor tersebut.

“Dalam gelaran Anugerah Adinata Syariah, Jateng selalu ada yang menang. Komitmen kepala daerah juga sudah masuk dalam arah kebijakan. Jawa Tengah ini sudah masuk radar provinsi dengan pengembangan ekonomi syariah yang besar,” ucap Emir

Menurut dia, ekonomi syariah saat ini sudah bukan saja sekadar alternatif pembangunan perekonomian. Namun demikian, masuk dalam mainstraim ekonomi melalui Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD).

Sudah ada 26 provinsi memasukkan muatan ekonomi syariah dalam RPJMD, termasuk Jawa Tengah.

Emir mengemukakan, tiga indikator pengembangan ekonomi syariah masuk dalam RPJMD. Meliputi jumlah produk tersertifikasi halal, aset perbankan syariah per Produk Domestik Regional Bruto (PDRB) dan indeks zakat nasional diukur sampai kabupaten/kota.

“Dalam hal ini Jateng sudah memenuhinya,” katanya.

Emir mengungkapkan, masih ada pekerjaan rumah dalam pengembangan ekonomi syariah. Meliputi inklusi keuangan syariah tingkat nasional masih berada di angka 13 persen.

Sekretaris Daerah Provinsi Jawa Tengah, Sumarno menyampaikan, jika mendasari pada jumlah penduduk, mayoritas masyarakat Jawa Tengah memeluk agama Islam. Sehingga, perputaran ekonomi di Jawa Tengah semestinya memang dominan ekonomi syariah. (*)

Read more

Local News