Senin, Desember 8, 2025

Kagama Bali Dorong Pengembangan Sektor Pertanian sebagai Penopang Pariwisata

Share

PanenTalks, Denpasar – Dalam pelantikan Pengurus Daerah (Pengda) Keluarga Alumni Gadjah Mada (Kagama) Bali periode 2025-2030 di Denpasar pada Sabtu (10/5/2025), Ketua Umum Pengurus Pusat (PP) Kagama, Basuki Hadimuljono, menekankan pentingnya kontribusi nyata Kagama Bali terhadap kesejahteraan masyarakat.

Basuki, yang juga mantan Menteri PUPR, menyoroti identitas Universitas Gadjah Mada sebagai “universitas ndeso” dan “universitas kerakyatan,” yang menggarisbawahi komitmen untuk melayani rakyat.

Salah satu isu krusial yang diangkat adalah penanganan sampah di Bali, yang dinilai masih menjadi pekerjaan rumah besar, terutama mengingat status Bali sebagai destinasi wisata unggulan nasional.

Basuki mendorong pemanfaatan maksimal infrastruktur pengelolaan limbah yang telah dibangun, termasuk Tempat Pengolahan Sampah Terpadu (TPST) dan 10 sudetan biofiltrasi (bioin).

Selain itu, Basuki mengapresiasi kontribusi Kagama Bali selama ini melalui program-program sosial dan spiritual, seperti program “cantelan” saat pandemi dan pembangunan pura di Yogyakarta.

Ia menekankan bahwa seluruh program Kagama di berbagai daerah harus memberikan dampak langsung bagi masyarakat.

IGN Agung Diatmika, yang kembali dipercaya memimpin Kagama Bali, menyatakan fokus periode keduanya adalah penguatan semangat kebersamaan.

Ia menekankan pentingnya “guyub rukun” sebagai modal dasar untuk menghasilkan karya nyata yang bermanfaat bagi masyarakat Bali dan Indonesia.

Salah satu fokus Kagama Bali adalah sektor pertanian, yang menghadapi tantangan alih fungsi lahan.

Pengurus Kagama Bali berencana berkoordinasi dengan pemerintah provinsi dan kabupaten untuk mengembangkan sektor pertanian Bali, yang menjadi penunjang pariwisata. (*)

Read more

Local News