PanenTalks, Semarang – Kementerian Sosial sudah menggelontorkan bantuan senilai Rp4 Miliar untuk penanganan tanggap bencana banjir di Kota Semarang.
Menteri Sosial RI, Saifullah Yusuf mengatakan, bantuan berupa makanan siap saji, pakaian layak untuk lansia, makanan anak-anak, obat-obatan, dan berbagai logistik lainnya.
“Selain itu, Kemensos juga menyiagakan Taruna Siaga Bencana yang bertugas memasak di dapur umum,” kata dia saat memantau di Kantor Kelurahan Tlogosari Kulon.
Tak berhenti di situ, Kementerian Sosial (Kemensos) juga terus memantau asesmen berjenjang, mulai dari tingkat RT/RW hingga Dinas Sosial (Dinsos) akan ditindaklanjuti.
“Sampai hari ini, untuk banjir di Semarang dan sekitarnya seperti Demak dan Pati, kami sudah menyalurkan hampir Rp4 Miliar,” ujar Mensos akrab disapa Gus Ipul.
Dia menambahkan, dapur umum di Kantor Kelurahan Tlogosari Kulon mampu memasak 1.000–3.000 bungkus makanan siap saji setiap hari. Makanan tersebut didistribusikan kepada warga terjebak banjir maupun di lokasi pengungsian.
Dia juga memastikan keluarga korban meninggal akibat banjir di Kota Semarang, akan menerima santunan. Tercatat, tiga orang meninggal, dan satu orang masih dalam pencarian setelah terseret arus.
“Korban meninggal dunia akan kami berikan santunan kepada ahli waris sebesar Rp15 Juta. Jika ada yang luka-luka, juga akan kami beri bantuan. Sesuai arahan Presiden, bantuan tidak hanya berupa santunan, tetapi juga pemberdayaan bagi ahli waris,” katanya.
Kepala Dinas Sosial Provinsi Jawa Tengah, Imam Maskur telah menyalurkan bantuan senilai Rp600 Juta. Meliputi makanan siap saji, kids ware, family kit dan kasur lipat serta logistik.
Selain itu, pihaknya juga menyalurkan bantuan logistik kepada warga. Bantuan lain berupa makanan siap saji untuk para sopir terjebak macet di jalur pantura. (*)

