PanenTalks, Singaraja – Semangat kolaborasi dan inovasi nyata tengah bersemi di Desa Wisata Pemuteran, Kecamatan Gerokgak, Buleleng.
Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) Fakultas Teknik dan Kejuruan (FTK) Universitas Pendidikan Ganesha (Undiksha) secara resmi meluncurkan dan menyosialisasikan Program Mahasiswa Berdampak Skema Pemberdayaan Masyarakat.
Mengusung tema inspiratif “Pemberdayaan Masyarakat Desa Wisata Pemuteran melalui Integrasi Teknologi Kesehatan dan Energi Terbarukan,” program ini bukan sekadar kegiatan kampus, melainkan wujud nyata kontribusi akademik untuk pembangunan berkelanjutan.
Kegiatan inisiatif Kemdiktisaintek bertujuan menggerakkan dosen dan mahasiswa untuk menciptakan inovasi teknologi yang langsung dirasakan manfaatnya masyarakat desa.
Dekan FTK Undiksha, Prof. Dr. Kadek Rihendra Dantes, membuka acara dengan penuh apresiasi, menegaskan mahasiswa FTK tidak hanya unggul di bidang akademik, tetapi juga memiliki kepekaan sosial tinggi.
“Program ini membuktikan bahwa inovasi Undiksha, seperti Smart Farming, Smart Fisheries, hingga Elektronik Bra (E-Bra) untuk ibu menyusui dan teknologi perahu nelayan bertenaga surya, solusi nyata bagi tantangan di masyarakat,” ujar Prof. Rihendra melansir undiksha.ac.id
Ketua Tim Pelaksana, Bapak Ketut Udy Ariawan, S.T., M.T., melaporkan 20 mahasiswa dari Teknologi Industri dan Teknik Informatika akan berfokus pada dua pilar utama: teknologi kesehatan bagi ibu menyusui dan pemanfaatan energi terbarukan bagi nelayan.
Pemerintah Desa Pemuteran menyambut baik inisiatif ini. Sekretaris Desa, I Gede Suartika, menyatakan kebanggaannya dan berharap inovasi ini dapat meningkatkan kualitas kesehatan serta kemandirian energi desa.
“Kami tidak hanya ingin menjadi destinasi wisata unggulan, tetapi juga desa yang tangguh dan berkelanjutan,” harapnya.
Peluncuran program ditutup dengan pembentukan posko program di Balai Desa dan koordinasi intensif dengan Bidan Desa serta Kelompok Nelayan KUB Marlin Mina Samudra.
Program “Mahasiswa Berdampak” ini diharapkan menjadi model percontohan pemberdayaan berbasis teknologi yang sejalan dengan Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (SDGs), khususnya dalam bidang kesehatan, energi bersih, dan pemberdayaan ekonomi lokal.
Mahasiswa Undiksha kini tak hanya belajar di kelas, tapi turun langsung menjadi agen perubahan, mengukir sejarah kontribusi nyata di ujung utara Bali. (*)

