Minggu, Desember 7, 2025

MEJIC 2025 Jadi Ajang Promosi Wisata Jateng

Share

PanenTalks, Semarang – Para mahasiswa dari berbagai negara mengikuti program Magnificent Javanese Interdisciplinary Course (MEJIC), didorong mempromosikan budaya Jawa Tengah.

Asisten Administrasi Sekretariat Daerah Provinsi Jawa Tengah, Doni Wijayanto mengatakan, kehadiran para mahasiswa mengikuti program tersebut memberikan dampak positif bagi provinsi ini. Dalam hal ini, utamanya dalam kontribusi keilmuan.

“Keberhasilan dalam membangun Jawa Tengah tidak akan bisa terlaksana tanpa dukungan semua pihak, termasuk masyarakat dan kalangan akademisi,” ujarnya, kata dia menerima kunjungan para peserta MEJIC 2025 di Resto Aroem Semarang, Selasa, 28 Oktober 2025.

Dalam MEJIC 2025, mengangkat tema memperkenalkan budaya Jawa dan kelestarian lingkungan.

Dia melanjutkan, saat mereka sudah kembali ke negaranya masing-masing akan menceritakan mengenai berbagai hal tentang Jawa Tengah.

“Mulai dari kuliner, wisata alam, hingga masyarakat Jawa Tengah,” kata dia.

Wakil Rektor bidang Riset, Inovasi, Kerja Sama, dan Komunikasi Publik Universitas Diponegoro Semarang Wijayanto, menjelaskan, MEJIC 2025 melibatkan 14 kampus dari 18 negara. Antara lain Palestina, Afghanistan, India, Thailand, Mesir, serta sejumlah negara lainnya.

Mahasiswa dari negara-negara tersebut datang ke Undip, dalam rangka mengembangkan makna strategis, terkait budaya Jawa dan pelestarian lingkungan.

“Melalui MEJIC, Undip memperkenalkan budaya Jawa sekaligus ajakan untuk menjaga kelestarian lingkungan,” jelasnya.

Pihaknya mendukung program Pemerintah Provinsi Jawa Tengah sudah terjalin melalui berbagai kolaborasi. Meliputi program desalinasi dan giant sea wall.

“Setiap tahun peserta MEJIC terus bertambah. Saat ini ada ratusan, ke depan ada ribuan atau puluhan ribu, tentu saja akan mendukung promosi tentang budaya Jawa Tengah di negeri asal para mahasiswa ini,” katanya. (*)

Read more

Local News