Rabu, Desember 10, 2025

Mendikdasmen Ajak Perkuat Keimanan Berbasis Pengetahuan

Share

PanenTalks, Semarang – Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Mendikdasmen) Abdul Mu’ti mengajak segenap civitas akademika Universitas Diponegoro Semarang untuk memperkuat keimanan berbasis ilmu pengetahuan dan kerohanian.

Rektor UNDIP, Prof. Dr. Suharnomo, S.E., M.Si. mengatakan, kegiatan ini adalah tanggung jawab UNDIP kepada anak bangsa untuk menciptakan karakter berakhlak mulia.

Dia menerangkan, berbagai upaya UNDIP untuk terus maju sebagai pemimpin universitas di Jawa Tengah dan Indonesia serta menuju World-Class University.

“Kita banyak bekerja sama dengan universitas dan lembaga di Indonesia dan internasional,” kata dia.

Terbaru, kerja sama dengan Harvard Medical School, US, dan Liverpool School of Tropical Medicine (LSTM), UK, untuk menanggulangi kemiskinan, risiko kematian ibu hamil, dan kasus stunting.

“Kemudian UNDIP juga berkolaborasi dengan UNIMUS dan Erasmus+ dalam peningkatan kapasitas pendidikan tinggi,” kata dia.

Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah RI, Prof. Dr. Abdul Mu’ti, M.Ed. Dia mengajak seluruh peserta agar senantiasa bersyukur atas segala nikmat terutama kesehatan.

Menceritakan konsep rezeki, Prof. Abdul Mu’ti mengatakan, keberkahan bukan dari jumlahnya melainkan manfaatnya.

“Hendaknya kita fokus kepada kepuasan spiritual. Luruskan niat untuk istiqomah, bekerja untuk memajukan ilmu pengetahuan dan kemampuan dengan dedikasi,” pesannya.

Kemendikdasmen memperkenalkan “Kebijakan Deep Learning” sebuah pendekatan pembelajaran yang bertujuan untuk mendalami konsep esensial dengan tiga pilar utama.

Meliputi mindful learning (belajar dengan kesadaran), meaningful learning (belajar yang bermakna dan relevan), dan joyful learning (belajar dengan menyenangkan). Adapun penerapan kebijakan ini secara bertahap di institusi pendidikan dasar dan menengah mulai tahun ajaran 2025/2026. (*)

Read more

Local News