Jumat, Agustus 29, 2025

Menkop: Semua Platform Wajib Terintegrasi SiKopdes

Share

PanenTalks, Jakarta-Menteri Koperasi (Menkop) Budi Arie Setiadi menegaskan bahwa seluruh platform di kementerian dan lembaga harus terintegrasi dengan layanan microsite Sistem Informasi Kopdes Merah Putih (SiKopdes).

Menurutnya, integrasi ini menjadi langkah penting untuk memperkuat ekosistem digital, termasuk keuangan digital, dalam pengelolaan Koperasi Desa/Kelurahan (Kopdes/Kel) Merah Putih.

“Bahkan, SiKopdes adalah salah satu syarat bagi Kopdes/Kel Merah Putih agar dapat mengajukan pembiayaan,” ujar Menkop dalam Rapat Konsolidasi Satgas Nasional, Provinsi, dan Kabupaten/Kota Percepatan Operasional Kopdes Merah Putih di Semarang, Jawa Tengah, Kamis (28/8).

Ia menekankan bahwa keberadaan SiKopdes akan memudahkan proses monitoring secara realtime, integrasi ekosistem bisnis, serta pengelolaan data mandiri. “SiKopdes akan meningkatkan kredibilitas Kopdes Merah Putih, menciptakan transparansi, dan memperkuat akuntabilitas,” tegasnya.

Budi Arie meyakini, operasional Kopdes/Kel Merah Putih mampu memperpendek rantai pasok sehingga kebutuhan masyarakat dapat tersalurkan dengan tepat sasaran, harga yang sesuai, dan tersedia tepat waktu. “Pasalnya, permasalahan yang umumnya dihadapi koperasi eksisting saat ini yaitu distribusi kurang merata,” ungkapnya.

Menurutnya, masalah lain yang sering muncul adalah ketergantungan pada jalur distribusi tertentu, potensi penyimpangan, keterbatasan infrastruktur pembiayaan, serta tingginya biaya logistik. “Atas permasalahan-permasalahan tersebut, Kopdes/Kel Merah Putih adalah jawabannya,” kata Menkop.

Berdasarkan data website Koperasi Merah Putih per 28 Agustus 2025, tercatat sebanyak 38.344 akun SiKopdes telah terdaftar, 5.026 koperasi memperbarui profil, 592 pengajuan kemitraan berasal dari 243 koperasi, dan 10.521 gerai dikelola oleh 8.790 koperasi.

Di Jawa Tengah, tercatat 3.360 koperasi memiliki akun SiKopdes, 565 koperasi memperbarui profil, terdapat 24 pengajuan kemitraan, serta 7.716 gerai dari 6.297 koperasi.

Menkop menjelaskan bahwa dalam operasional Kopdes/Kel Merah Putih di lapangan, khususnya di Jawa Tengah, masih terdapat beberapa tantangan. “Di antaranya tingkat partisipasi warga, permodalan, pembayaran iuran, identifikasi aset, dan keterampilan SDM,” jelasnya.

Ia menegaskan, tantangan tersebut dapat diatasi dengan manajemen koperasi yang berfokus pada tiga hal utama. “People, yaitu SDM koperasi; organization, mencakup kelembagaan dan usaha koperasi; serta system, yang meliputi ekosistem kelembagaan dan usaha koperasi,” papar Menkop.

Sementara itu, Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi menyampaikan bahwa pembentukan Koperasi Merah Putih di wilayahnya telah tercapai penuh. “Sudah beroperasi sebanyak 1.750 unit,” papar Gubernur Jateng.

Read more

Local News