Senin, Desember 15, 2025

Pemkab Pati Gandeng TNI-Polri untuk Sejahterakan Petani

Share

PanenTalks, Semarang – Pemerintah Kabupaten Pati menjalin kerjasama dengan TNI-Polri soal swasembada pangan dan peningkatan kesejahteraan petani.

Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi mengimbau kabupaten/ kota lain di provinsi ini untuk replikasi kerjasama tersebut.

“Nanti perlu dicontoh oleh kabupaten lain sehingga swasembada pangan di Jawa Tengah bisa ter-cover,” kata dia, di Pendopo Kabupaten Pati, Kamis, 8 Mei 2025.

Menurut Ahmad Luthfi, kerja sama dan kolaborasi dilakukan itu tidak hanya sebatas dukungan saja. TNI-Polri harus melakukan praktik nyata di lapangan.

Mulai dari pemetaan wilayah rawan kekeringan saat musim kemarau, pemetaan fungsi saluran air, potensi tanaman, permasalahan petani, sampai mengawal pada masa panen.

“Dukungan ini sangat perlu karena Pemda dalam hal ini tidak mungkin bisa berjalan sendiri,” kata dia.

Dia melanjutkan, perlu ada dukungan dari seluruh instansi vertikal yaitu TNI-Polri.

“Hari ini secara de jure dan de facto mereka sudah tanda tangan sehingga secara tidak langsung akan mendukung kegiatan swasembada pangan,” kata Gubernur.

Dia mengatakan, hampir seluruh daerah di Jawa Tengah surplus padi. Oleh sebab itu, pemda harus menjaga dan meningkatkan pasca kebutuhan padi surplus. Langkah ini untuk peningkatan kesejatan masyarakat berkelanjutan.

“Ini bisa jadi pioner dalam swasembada pangan. Secara umum di Jawa Tengah luasan tanam tahun 2024 sebesar 1,5 juta hektare dengan hasil panen 8,8 juta ton dan berkontribusi sebesar 16,5 persen kebutuhan padi nasional,” kata Ahmad Luthfi.

Bupati Pati Sudewo mengatakan, seluruh petani di Kabupaten Pati harus meningkat kesejahteraannya.

“Ini kesempatan emas dalam rangka peningkatan kesejahteraan dengan cara peningkatan produktivitas. Saat ini produktivitas padi di Pati 6,5 ton per hektare dan diupayakan dapat meningkat menjadi 10 ton per hektare. Maka tagline kami adalah ’10 Ton Bisa’, itu sudah ada contohnya di Pati,” kata Sudewo.

Program 10 Ton Bisa membutuhkan keterlibatan seluruh kepala desa dan lurah di Kabupaten Pati. Keterlibatan TNI-Polri, dalam hal ini Babinsa dan Bhabinkamtibmas dapat menyemarakkan program tersebut. (*)

Read more

Local News