Sabtu, Agustus 30, 2025

Pemkot Yogyakarta Luncurkan Food Bank Lumbung Mataraman, Jadi Solusi Pakan

Share

PanenTalks, Yogyakarta – Pemerintah Kota Yogyakarta, didukung berbagai mitra, resmi meluncurkan program Food Bank Lumbung Mataraman.

Program ini bertujuan untuk menyelamatkan kelebihan makanan dan donasi dari mitra untuk kemudian didistribusikan kepada masyarakat yang membutuhkan.

Meskipun Kota Yogyakarta memiliki keterbatasan lahan yang tidak memungkinkan program ini untuk berdaulat dalam artian menanam dan menghasilkan sendiri, Wali Kota Yogyakarta, Hasto Wardoyo, menegaskan komitmen Pemkot untuk membangun Lumbung Mataraman bersama pemerintah provinsi.

“Kita membangun lumbung pangan dalam hal ini food bank itu dalam rangka untuk mengatasi food waste,” ujar Hasto saat peresmian Sekretariat Lumbung Mataraman di Kantor Dinas Pertanian dan Pangan Kota Yogyakarta pada Rabu (21/5). Ia menambahkan, “Saya yakin bahwa gotong royong itu menjadi bagian dari jiwa bangsa. Kita menyelesaikan masalah kebutuhan pangan di tingkat warga yang miskin.”

Walikota Yogyakarta, Hasto Wardoyo, saat peresmian Sekretariat Lumbung Mataraman. (dok:pemkotyogya)

Program Food Bank Lumbung Mataraman diharapkan dapat menjadi solusi inovatif untuk mengatasi masalah sampah makanan sekaligus membantu memenuhi kebutuhan pangan bagi masyarakat kurang mampu di Kota Yogyakarta.

Menurutnya potensi makanan berlebih di Kota Yogyakarta cukup banyak karena jumlah hotel dan restoran banyak. Dicontohkan hotel besar dan kecil di Kota Yogyakarta mencapai sekitar 567. Namun yang melakukan kerja sama sebagai mitra Food Bank baru sekitar 48 hotel. Di samping itu dari mitra Korpri Pemkot Yogyakarta juga memberikan makanan berlebih ke Food Bank.

Alur pelaksanaan Food Bank dimulai dari donasi makanan berlebih dari mitra pendonor. Kemudian dikonfirmasi dan koordinasi penerimaan serta dilakukan uji kualitas makanan di Sekretariat Bersama Lumbung Mataraman.

Petugas Dinas Pertanian dan Pangan Kota Yogyakarta melakukan uji kualitas makanan yang diterima dari mitra donor sebelum didistribusikan. (dok:pemkotyogya)

Makanan yang masih layak, akan didistribusikan ke sasaran penerima dengan melibatkan mitra distribusi seperti Berbagi Bites Jogja dari mahasiswa Pusat Studi Pancasila UGM, Baznas Kota Yogyakarta dengan relawan dari masjid binaan Baznas, dan mahasiswa magang. Selain itu ada juga masyarakat Yogyakarta yang tergabung dalam Sego Mubeng dan pegawai Dinas Pertanian dan Pangan Kota Yogyakarta.

Sementara itu, Kepala Dinas Pertanian dan Pangan Kota Yogyakarta Sukidi menyampaikan peresmian Sekretariat Bersama Lumbung Mataraman yang sebagai momentum strategis untuk memperkenalkan Lumbung Mataraman sebagai pusat aktivitas penyelamatan dan redistribusi pangan di kota Yogyakarta.

Keberadaannya untuk memperkuat komitmen bersama lintas sektor dalam mendukung ketahanan pangan yang inklusif serta mengukuhkan peran Food Bank Kota Yogyakarta sebagai penghubung antara surplus pangan dan kebutuhan nyata masyarakat rentan.

Adapun sasaran penerima makanan dari Food Bank Lumbung Mataraman Pemkot Yogyakarta adalah warga lanjut usia (lansia) prasejahtera, keluarga prasejahtera, dan warga yang membutuhkan. Sukidi menyebut sasaran jumlah lansia sekitar 1.802 jiwa, warga prasejahtera 28.792 jiwa dan penyandang disabilitas sekitar 3.089 jiwa.

Dalam kegiatan juga dilakukan penandatanganan nota kesepakatan dan kesepakatan bersama dengan mitra-mitra seperti hotel yang mendukung Food Bank Lumbung Mataraman. Termasuk penyerahan bantuan sarana dan paket makanan dari mitra untuk program Food Bank. (*)

Editor: Rahmat

Read more

Local News