Rabu, Desember 10, 2025

Pemprov Jateng Izinkan Aset Dipakai untuk Pengembangan UMKM

Share

PanenTalks, Tegal – Pemerintah Provinsi Jawa Tengah mengizinkan aset berada di kabupaten/ kota digunakan untuk pengembangan UMKM.

Gubernur Jateng, Ahmad Luthfi menilai, UMKM membutuhkan pemasaran. Jika masing-masing kabupaten memiliki outlet untuk memasarkan maka akan berkembang.

“Kalau perlu asetnya Pemprov kita gunakan untuk UMKM di kabupaten. Nanti Bank Jateng akan membina mereka di suatu tempat,” kata dia.

Ahmad Luthfi mengungkapkan di depan ratusan pelaku IKM dan UMKM di GOR Badminton Aries Ekoproyo, Kecamatan Talang, Kabupaten Tegal, Sabtu, 1 November 2025.

Dia memandang, usaha mikro, kecil, dan menengah termasuk industri kecil menengah merupakan tulang pungung perekonomian di Jawa Tengah. UMKM telah membuktikan mampu bertahan di tengah pandemi dan gejolak ekonomi dunia.

Namun begitu, dia masih banyak permasalahan UMKM yang perlu segera dicarikan penyelesaian.

“Saya bersama dengan dinas harus sering turun untuk menyerap aspirasi, karena UMKM kita itu permasalahannya banyak, terutama usaha mikro. Masalahnya mulai akses permodalan hingga pemasaran,” kata dia.

Oleh karena itu, para pelaku UMKM perlu secara intens dilakulan pembinaan, agar mereka bisa tumbuh dan berkembang.

Pemprov Jateng, kata dia, terus memberikan perhatian kepada pelaku UMKM dan IKM agar dapat berkembang, naik kelas, mandiri, serta dapat menembus pasar global.

Di antaranya dengan membuka akses pasar dan jaringan rantau pasok UMKM, menghubungkan ratusan UMKM dengan perusahaan besar. Selain itu, memberikan akses pembiayaan, sertifikasi, dan peningkatan kompetensi.

“Untuk permodalan, Bank Jateng punya KUR dengan suku bunga yang rendah. Dinas-dinas terkait juga sudah saya instruksikan untuk meningkatkan pembinaan,” kata dia.

Pihaknya ingin UMKM dan IKM ini dapat menciptakan lapangan pekerjaan bagi masyarakat. (*)

Read more

Local News