Selasa, Desember 16, 2025

Peternak Muda di Jateng Pilih Budidayakan Domba

Share

PanenTalks, Semarang – Pemerintah Provinsi Jawa Tengah mencatat peningkatan peternak muda yang memilih domba sebagai hewan tenak.

Pemenang kontes, Rizal Tri Anggoro (25) mengaku, kontes semacam ini sangat baik untuk mendukung perbaikan genetik domba lokal. Pemilik domba yang menang juara II di nomor Non Powel Betina berharap, kontes dapat berlanjut terus.

“Sebab dapat menaikkan harga jual domba yang menang,” ujar Rizal dalam kontes domba seni lokal Indonesia Bupati Semarang Cup, di komplek Pasar Hewan Ambarawa di Ngrawan Kidul, Bawen, Minggu 26 Oktober 2025.

Panitia pelaksana, Muhammad Anshori menjelaskan, kontes bertujuan untuk mengangkat potensi domba seni lokal. Beberapa peserta datang dari Brebes, Purbalingga, Magelang, bahkan dari Yogyakarta dan Kabupaten Semarang.

“Harga domba bisa mencapai angka yang fantastis,” katanya, mengutip laman jatengprov.go.id, Senin 27 Oktober 2025.

Kepala Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan Provinsi Jawa Tengah, Supriyanto mengatakan, terjadi kecenderungan peternak muda semakin menyukai domba sebagai hewan ternak.

Dia mengatakan, ada tiga sumber daya genetik hewan domba di Jawa Tengah. Meliputi domba Wonosobo, domba Batur Banjarnegara, dan domba Sakung dari Brebes.

“Ketiganya memiliki mutu yang tidak kalah dengan domba impor. Banyak peternak muda yang mengembangkannya dan menghasilkan domba dengan bobot bagus,” terangnya.

Supriyanto meyakini, pola pengembalaan domba relatif mudah dan peluang pasar terbuka menjadi daya tarik tersendiri.

Ketua Komunitas Peternak Domba Semarang (KPDS), M Ali Almuwafiq mengatakan, banyak peternak muda semakin getol mengikuti kontes serupa.

“Melalui kontes ini, juga mengenalkan domba lokal yang tidak kalah mutunya dengan impor,” tuturnya. (*)

Read more

Local News