PanenTalks, Denpasar – Wakil Wali Kota Denpasar, I Kadek Agus Arya Wibawa, menghadiri pembukaan Diklat Kewirausahaan Nasional yang diselenggarakan oleh Pimpinan Pusat Kesatuan Mahasiswa Hindu Dharma Indonesia (KMHDI) di Aula Taman Asoka, Universitas Hindu Indonesia (UNHI) Denpasar pada Sabtu (19/4).
Diklat ini mengusung tema strategis, “Transportasi Kedaulatan Ekonomi Menuju Indonesia Emas 2045”.
Rangkaian acara dimulai dengan pembukaan bazar Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) oleh Wakil Wali Kota Arya Wibawa, Asisten Deputi Inkubasi dan Digitalisasi Wirausaha Kementerian UMKM RI, Irwansyah Putra Panjaitan (mewakili Menteri UMKM RI), Asisten I Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Provinsi Bali, I Dewa Gede Mahendra Putra (mewakili Gubernur Bali), serta Ketua Umum PP KMHDI, I Wayan Dharmawan.
Saat meninjau bazar UMKM, Wakil Wali Kota Arya Wibawa menekankan pentingnya kegiatan ini dalam menumbuhkan jiwa kewirausahaan di kalangan generasi muda.
Ia mengapresiasi produk UMKM yang dipamerkan sebagai hasil karya yang luar biasa dan meyakini bahwa pertumbuhan wirausahawan muda akan berdampak positif pada penurunan angka pengangguran serta peningkatan lapangan pekerjaan.
Ketua Umum PP KMHDI, I Wayan Dharmawan, dalam sambutannya menyampaikan bahwa diklat ini bertujuan mempersiapkan generasi muda menghadapi tantangan ekonomi global, termasuk perang dagang AS-Tiongkok dan dinamika geopolitik internasional.
Ia menekankan pentingnya kemandirian generasi muda dalam menciptakan peluang kerja.
Senada dengan hal tersebut, Asisten Deputi Kementerian UMKM, Irwansyah Putra Panjaitan, mengapresiasi inisiatif KMHDI dalam menyelenggarakan diklat ini.
Ia menjelaskan bahwa untuk mencapai Indonesia Emas 2045, dibutuhkan pertumbuhan ekonomi berkelanjutan di tengah tantangan global seperti ketidakstabilan ekonomi, perang dagang, konflik geopolitik, krisis iklim, dan revolusi teknologi.
Menurutnya, kewirausahaan memiliki peran krusial sebagai mesin pertumbuhan, pencipta lapangan kerja, pendorong inovasi, dan penopang kemandirian ekonomi bangsa.
Asisten I Provinsi Bali, I Dewa Gede Mahendra Putra, juga memberikan apresiasi dan menyatakan bahwa kegiatan KMHDI sejalan dengan visi pembangunan Bali melalui prinsip
“Nangun Sat Kerthi Loka Bali.” Ia mendorong dukungan berkelanjutan terhadap kewirausahaan sebagai bentuk kepahlawanan ekonomi baru yang tetap berakar pada kearifan lokal.
Diklat Kewirausahaan Nasional ini diharapkan dapat menjadi landasan yang kuat bagi mahasiswa dan generasi muda untuk terus berinovasi dan memberikan kontribusi nyata dalam mewujudkan kedaulatan ekonomi Indonesia menuju Indonesia Emas 2045. ***

