Rabu, Desember 10, 2025

School Food Care, Inovasi Ketahanan Pangan Sekolah

Share

PanenTalks, Surabaya — Sekolah kini tak hanya menjadi tempat belajar di kelas, tetapi juga lahan subur bagi tumbuhnya semangat kemandirian pangan. Melalui program School Food Care, para siswa di Jawa Timur belajar mengelola kebun, kolam ikan, hingga lahan produktif yang hasilnya bisa mendukung ketahanan pangan lokal.

Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa menyebut inisiatif tersebut sebagai langkah inspiratif dalam membangun budaya menanam sejak dini. Ia mengunjungi langsung School Food Care di SMA Negeri 1 Pandaan, Kabupaten Pasuruan, dan melihat berbagai inovasi yang dikelola siswa.

“Ini pertama kalinya saya datang ke School Food Care di SMAN 1 Pandaan. Programnya sangat lengkap, ada sayur mayur, kolam ikan, bahkan kebun pisang,” ujar Khofifah dalam keterangan di Surabaya, Kamis (30/10).

Menurutnya, kegiatan seperti ini sangat relevan dengan kebutuhan zaman, terutama dalam memperkuat ketahanan pangan nasional sekaligus membentuk karakter siswa yang mandiri dan peduli lingkungan.

“Sesuai arahan Presiden Prabowo tentang ketahanan pangan nasional, kita mulai menanamkan semangat menanam kepada siswa. Harapannya, lahir murid sehat, berkarakter, dan berprestasi menuju Indonesia Emas 2045,” ucapnya.

Khofifah menilai School Food Care tidak sekadar program bercocok tanam, tetapi juga sarana pembelajaran terpadu yang mengasah keterampilan wirausaha siswa.

“Program ini bisa diintegrasikan dengan kegiatan praktik belajar. Murid bisa belajar menanam, merawat, memanen, hingga mengelola hasilnya secara produktif. Ini pendidikan yang menyenangkan dan bernilai ekonomi,” katanya.

Saat ini, terdapat 29 SMA dan 22 SMK Negeri di Jawa Timur yang mengembangkan program serupa, dengan berbagai tanaman produktif seperti cabai, tomat, pisang, ubi, nanas, dan alpukat.

“Keuletan dan kolaborasi sekolah menjadikan School Food Care luar biasa. Sudah banyak sekolah yang menjalankannya dengan baik,” ujarnya.

Sebagai bentuk apresiasi, Pemprov Jatim memberikan penghargaan SMA Award 2025 kepada sekolah terbaik dalam pengelolaan School Food Care: Juara 1 SMAN Tenggarang Bondowoso, Juara 2 SMAN 1 Tanggul Jember, dan Juara 3 SMAN Dampit Kabupaten Malang.

Khofifah berharap, sekolah-sekolah lain yang memiliki lahan luas bisa ikut mengembangkan program ini agar manfaatnya dirasakan lebih banyak pelajar dan masyarakat.

Read more

Local News