PanenTalks, Yogyakarta – Pemerintah Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) dan Negara Bagian Victoria, Australia, berencana memperpanjang kerja sama bilateral mereka yang telah terjalin selama ini. Hal ini mengemuka dalam pertemuan antara Gubernur DIY, Sri Sultan Hamengku Buwono X dan Komisaris untuk Asia Tenggara Pemerintah Victoria, Naila Mazzucco, yang berlangsung di Gedhong Wilis, Kompleks Kepatihan Yogyakarta.
Dalam kunjungannya, Naila Mazzucco hadir sebagai utusan resmi Pemerintah Victoria. Usai pertemuan, ia menegaskan kembali komitmen negaranya terhadap kerja sama dengan DIY yang dinilai sangat strategis dan saling menguntungkan.
“Kerja sama kami dengan DIY telah menyentuh banyak sektor, mulai dari bidang industri kreatif, pendidikan, maupun hubungan antarmasyarakat kedua daerah,” kata Mazzucco.
“Kami telah menyaksikan banyak pertukaran positif, baik dengan mahasiswa maupun desainer fesyen. Dan kami berharap dapat memperluas kolaborasi ini ketika kami memperbarui nota kesepahaman dalam waktu dekat ini,” ujarnya.
Mazzucco juga menyampaikan apresiasinya atas sambutan hangat dari Sri Sultan dan antusiasme dalam melanjutkan hubungan bilateral yang telah berlangsung lama. Ia secara khusus menyinggung kolaborasi budaya yang selama ini terjalin antara kedua pihak.
“Oleh karena itu, kami berharap dapat melanjutkan kolaborasi yang lebih mendalam lagi dengan DIY, dan mari kita lihat, apa yang akan dihasilkan oleh nota kesepahaman berikutnya,” kata dia lebih lanjut merujuk pada kerja sama antara Melbourne Symphony Orchestra dan Yogyakarta Royal Orchestra yang telah berlangsung.
Dari pihak Pemda DIY, Plt. Kepala Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) DIY, Imam Pratanadi, menjelaskan bahwa Sri Sultan menyambut positif ajakan Pemerintah Victoria untuk memperpanjang kerja sama tersebut. Menurutnya, hubungan yang telah terjalin ini memiliki potensi besar untuk terus dikembangkan.
“Melanjutkan kerja sama di sini adalah dalam konteks untuk ditingkatkan lagi karena menurut beliau (Sri Sultan) banyak sekali hal yang bisa dikerjasamakan dengan Victoria. Saat pertemuan tadi, beliau juga menyampaikan beberapa informasi dan ide-ide untuk pengembangan kerja sama ini, utamanya di sektor pendidikan,” kata Imam.
Meski belum diungkap secara rinci, Imam menyebut bahwa beberapa inisiatif pengembangan kerja sama tengah dibahas dan akan difinalisasi menjelang penandatanganan nota kesepahaman yang dijadwalkan pada November.
“Insya Allah tanggal 21 November 2025, akan diadakan makan malam dan penandatanganan nota kesepahaman perpanjangan kerja sama DIY dan Victoria, oleh Perdana Menteri Australia dan disaksikan oleh Gubernur Victoria,” tutur dia.
“Mazzucco juga mengundang Bapak Gubernur (DIY) untuk berkunjung ke Victoria. Rencananya beliau bertemu dengan Gubernur Victoria, sekaligus melihat langsung apa saja yang bisa dikerjasamakan lebih lanjut, khususnya untuk pendidikan dan kebudayaan,” kata Imam memungkasi.
Dengan rencana perpanjangan ini, diharapkan sinergi antara DIY dan Victoria semakin kuat, terutama di bidang pendidikan, kebudayaan, dan ekonomi kreatif. (*)

