Minggu, Desember 7, 2025

Sultan HB X Tanggapi Video Viral Mobilnya Disalip Rombongan Pejabat

Share

PanenTalks, Yogyakarta – Gubernur Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY), Sri Sultan Hamengku Buwono X, akhirnya menanggapi beredarnya video viral yang menunjukkan mobil pribadinya disalip oleh rombongan pejabat lain yang menggunakan pengawalan bersirine. Video yang beredar luas di media sosial itu memicu perbincangan publik terkait etika penggunaan pengawalan oleh pejabat negara.

Dalam video yang direkam pada Rabu, 8 Oktober 2025, tampak mobil dengan pelat AB 10 HBX yang diketahui merupakan kendaraan pribadi Sultan sedang berhenti di lampu merah kawasan Karangmojo, Gunungkidul.

Tiba-tiba, rombongan mobil pejabat yang menggunakan pengawalan menerobos dan menyalipnya. Saat itu, Sultan sedang dalam perjalanan menghadiri peresmian Jembatan Pandansimo bersama sejumlah pejabat kementerian.

Menanggapi kejadian tersebut, Sultan HB X menyatakan bahwa dirinya tidak mempermasalahkan peristiwa itu. Apalagi selama ini dirinya tidak terbiasa menggunakan pengawalan dalam aktivitas sehari-hari.

“Saya biasa enggak ada pengawalan kok, kalau enggak acara resmi. Wong saya juga bisa nyopiri sendiri juga kok,” ujarnya.

Sultan menegaskan bahwa pengawalan hanya digunakan saat menghadiri acara-acara resmi pemerintahan. Untuk kunjungan non-formal maupun kegiatan pribadi, ia lebih memilih menggunakan mobil pribadi tanpa pengawalan.

“Kenapa dipersoalkan, kan enggak perlu dipersoalkan pakai pengawalan atau tidak,” lanjutnya.

Pernyataan Sultan ini turut diperkuat oleh penjelasan Koordinator Substansi Bagian Humas Biro Umum dan Protokol Setda DIY, Ditya Nanaryo Aji. Ia mengonfirmasi bahwa kendaraan dalam video tersebut benar adalah milik Sultan dan memang digunakan secara pribadi.

“Beliau memang jarang menggunakan fasilitas pengawalan, baik saat bertugas menuju ke kantor, ataupun saat berkunjung di lapangan,” jelas Ditya.

Klarifikasi dari Pihak Kemenko Infrastruktur

Di tengah spekulasi warganet mengenai identitas rombongan yang menggunakan pengawalan tersebut, pihak Kementerian Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan memberikan klarifikasi.

Staf Khusus Menko Bidang Komunikasi dan Informasi Publik, Herzaky Mahendra Putra, membantah bahwa rombongan tersebut berasal dari Menteri Agraria dan Tata Ruang, Agus Harimurti Yudhoyono (AHY).

Menurut Herzaky, AHY memang sempat mengikuti kegiatan bersama Sultan di Gunungkidul, namun telah meninggalkan lokasi lebih awal.

“Kalau ingin mengecek itu rombongan siapa, mungkin bisa dicek nomor plat merah salah satu mobil yang ada di rombongan itu. Silakan netizen mencari tahu, kemungkinan plat merah itu terasosiasi dengan instansi mana,” ujarnya. (*)

Read more

Local News