PanenTalks, Boyolali – Ajang Susu Run Boyolali 2025 diikuti sekitar 1.600 pelari digelar sebagai ajang untuk mengembalikan kejayaan produk susu sapi peternak lokal di daerah tersebut.
Gelaran ini memiliki dua kategori yaitu 5K dan 10K. Para peserta melewati rute-rute menunjukkan ikon Boyolali seperti Tugu Susu Tumpah, Tugu Jagung, Tugu Boulevard Soekarno dan rute lainnya. Para pelari mendapat suguhan pemandangan alam mempesona.
Sekretaris Daerah Provinsi Jawa Tengah, Sumarno ambil bagian menjadi peserta pada kategori 10K. Ajang ini memadukan pariwisata olahraga (sport tourism), sekaligus promosi menggemakan kembali kejayaan susu sapi produksi peternak lokal.
“Produk susu sapi lokal telah menjadi merek dagang (trademark) Kabupaten Boyolali. Oleh karenanya, dentitas produk susu sapi khas Boyolali perlu terus digencarkan,” kata dia.
Dia berharap, kegiatan ini mampu mengembalikan kejayaan susu Boyolali. Terlebih, kualitas susu sapi yang diproduksi oleh peternak di Boyolali punya kualitas bagus. Buktinya, produknya banyak diminati oleh pasar.
Dalam kesempatan itu, Sumarno juga berharap, susu sapi dari Boyolali bisa masuk pada menu program Makan Bergizi Gratis (MBG).
“Karena potensi kebutuhan MBG ini banyak. Tentu saja menjadi pasar potensial untuk menyerap produksi susu sapi peternak di Boyolali,” katanya.
Pemerintah Provinsi Jateng, kata dia, selalu mendorong agar melalui program MBG mampu merangkul semua instrumen perekonomian. Mulai kalangan Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM), petani, peternak, nelayan, dan elemen masyarakat lainnya. (*)

