Rabu, Desember 10, 2025

Tanam 1 Kali Panen 4 Kali Bakal Dicoba di Jateng

Share

PanenTalks, Semarang – Metode penanaman padi “Tanam 1 Kali Panen 4 Kali” akan diterapkan di Jawa Tengah sebagai salah satu upaya percepatan pengentasan kemiskinan.

Wakil Ketua Umum Barisan Andalan Kesetiakawanan Pengentasan Kemiskinan (Bakti Taskin), Diyan Anggraini mengatakan, metode budidaya padi T1P4K merupakan inovasi.

“Inovasi tersebut sudah di Jawa Barat selama lima tahun dengan hasil memuaskan,” kata dia, Selasa 21 Oktober 2025.

Dia menerangkan, pihaknya sudah bekerja sama dengan Kementerian Pertanian untuk memperluas program tersebut di daerah lain.

“Jadi dengan sekali tanam bisa panen sebanyak empat kali. Ini dapat mempersingkat masa panen,” ujar dia.

Ada empat daerah di Jawa Tengah akan menjadi percontohan program tersebut. Rencananya, program itu terlaksana di Kendal, Sragen, Banjarnegara, dan Banyumas/ Cilacap.

Selain itu, kata dia, Bakti Taskin juga mengenalkan program koperasi multipihak. Koperasi tersebut memberikan keuntungan kepada petani.

Gubernur Jawa Tengah, Ahmad Luthfi mengatakan, pengentasan kemiskinan harus bersama-sama.

“Prinsipnya, Provinsi Jawa Tengah membuka lebar peluang untuk kerja sama,” katanya.

Asisten Ekonomi dan Pembangunan Provinsi Jawa Tengah Sujarwanto Dwiatmoko menjelaskan, pertemuan ini membahas penerapan ekonomi kekuatannya dari rakyat, dalam hal ini petani.

“Konsentrasinya tadi adalah padi. Di mana mereka akan mengembangkan suatu koperasi yang melibatkan masyarakat untuk memproduksi padi berkualitas. Programnya adalah sekali tanam bisa empat kali panen,” katanya.

Di samping itu, petani-petani akan belajar membentuk manajemen kawasan petani. Para petani terlibat secara langsung dengan menjadi pelaku usaha. (*)

Read more

Local News